Cari
untung dengan Memanfaatkan Jabatan
Oleh : Sudariyanti Lestari
Tulisan
Bung Heru Setiawan tentang Cari Untung dengan Memanfaatkan Jabataan,sangat
menarik untuk di tanggapi.Setiap orang pasti mengidamkan jabatan yang tinggi
dan dengan gaji yang tinggi pula.Namun,tidak sedikit orang menyalahkan gunakan
jabatan tersebut.Suatau kejadian yang paling langka terjadi,isu penagkapan
anggota DPD RI oleh KPK.Hal ini beralasan karena DPD selama ini merupakan
lembaga yang tidak banyak memiliki kewenangan
dan tidak memiliki ruangan untuk menyelewangkan anggaran ataupun
sebagainya.
Namun,tidak
sedikit orang yang melakukan korupsi dengan pelbagai cara.Hal inilah yang dilakukan
oleh ketua DPD RI,Irman Gusman.Motif ini dilakukan untuk melakukan tindak
korupsi sangat efisen,karena di setiap lembaga negara pasti mempunyai dana yang cukup besar oleh karen banyak orang
yang ingin menjabat sebagai lembaga untuk melakukan hal tercela itu.
Menurut
Ira Wati,saat ini korupsi telah menjadi penyakit nasional bangsa kita,dapat
kita jumpai korupsi telah terjadi di lapisan
masyarakat.saya tidak habis pikir apa yang mereka pikirkan mengapa mereka tega
mengambil uang yang bukan hak mereka.Uang yang seharusnya di gunakan untuk
keperluan negara malah di salah gunakan untuk keperluan pribadi.Apakah mereka
tidak sadar bahwa tindakan merekan melebihi seorang pembunuh ? secara tidak
tidak langsung mereka membunuh banyak orang.Koruptor telah menghambat
pembangunan yang seharusnya di lakukan secara efisien dan memperparah
kemiskinan yang ada di Indonesia,kini para koruptor secara otomatis telah
menambah utang negara yang sudah membengkak.
Di
tingkat regional Asia dan Asia Pasifik,Indonesia telah menduduki peringkat
teratas sebagai negara paling korup.Political and Economy Ris Consultancy
(PERC) ,sebuah lembaga di Hongkong yang
selalu menempatkan Indonesia di juara pertama di hal korupsi di tingkat Asia
dalam sepuluh tahun berturut turut.Tingkat korupsi di Indonesia tidak mengalami
penurunan yang signifikan.Indonesia selalu berada di peringkat atas di bangkin
dengan negara yang lainnya.
K.A
Abbas (19750,korupsi beraibat sangat berbahaya bagi kehidupan manjusia,baik
aspek kehidupan manusia,baik aspek kehidupan
sosial,politik,birokrasi,ekonomi,dan individu.Bahaya korupsi bagi kehidupan
diibaratkan bahwa korupsi adalah seperti kanker dalam darah,sehingga si empunya
badan harus selalu melakukan “Cuci Darah” terus menerus jika ia masih
menginginkan untuk hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar