Kamis, 22 Desember 2016

Cari Untung dengan Memanfaatkan Jabatan

Cari untung dengan Memanfaatkan Jabatan
Oleh : Sudariyanti Lestari
Tulisan Bung Heru Setiawan tentang Cari Untung dengan Memanfaatkan Jabataan,sangat menarik untuk di tanggapi.Setiap orang pasti mengidamkan jabatan yang tinggi dan dengan gaji yang tinggi pula.Namun,tidak sedikit orang menyalahkan gunakan jabatan tersebut.Suatau kejadian yang paling langka terjadi,isu penagkapan anggota DPD RI oleh KPK.Hal ini beralasan karena DPD selama ini merupakan lembaga yang tidak banyak memiliki kewenangan  dan tidak memiliki ruangan untuk menyelewangkan anggaran ataupun sebagainya.
Namun,tidak sedikit orang yang melakukan korupsi dengan pelbagai cara.Hal inilah yang dilakukan oleh ketua DPD RI,Irman Gusman.Motif ini dilakukan untuk melakukan tindak korupsi sangat efisen,karena di setiap lembaga negara pasti mempunyai  dana yang cukup besar oleh karen banyak orang yang ingin menjabat sebagai lembaga untuk melakukan hal tercela itu.
Menurut Ira Wati,saat ini korupsi telah menjadi penyakit nasional bangsa kita,dapat kita jumpai  korupsi telah terjadi di lapisan masyarakat.saya tidak habis pikir apa yang mereka pikirkan mengapa mereka tega mengambil uang yang bukan hak mereka.Uang yang seharusnya di gunakan untuk keperluan negara malah di salah gunakan untuk keperluan pribadi.Apakah mereka tidak sadar bahwa tindakan merekan melebihi seorang pembunuh ? secara tidak tidak langsung mereka membunuh banyak orang.Koruptor telah menghambat pembangunan yang seharusnya di lakukan secara efisien dan memperparah kemiskinan yang ada di Indonesia,kini para koruptor secara otomatis telah menambah utang negara yang sudah membengkak.
Di tingkat regional Asia dan Asia Pasifik,Indonesia telah menduduki peringkat teratas sebagai negara paling korup.Political and Economy Ris Consultancy (PERC) ,sebuah lembaga di Hongkong  yang selalu menempatkan Indonesia di juara pertama di hal korupsi di tingkat Asia dalam sepuluh tahun berturut turut.Tingkat korupsi di Indonesia tidak mengalami penurunan yang signifikan.Indonesia selalu berada di peringkat atas di bangkin dengan negara yang lainnya.

K.A Abbas (19750,korupsi beraibat sangat berbahaya bagi kehidupan manjusia,baik aspek kehidupan manusia,baik aspek kehidupan sosial,politik,birokrasi,ekonomi,dan individu.Bahaya korupsi bagi kehidupan diibaratkan bahwa korupsi adalah seperti kanker dalam darah,sehingga si empunya badan harus selalu melakukan “Cuci Darah” terus menerus jika ia masih menginginkan untuk hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar