Bulan Bahasa Sebagai Bulan Kreatifitas Mahasiswa
Universitas PGRI Semarang, 27 Oktober 2016 mengadakan Bulan Bahasa
yang melibatkan seluruh keluarga FPBS. Acara Bulan Bahasa yang di rancang
secara apik itu membuat semua peserta terkagum-kagum. Bulan Bahasa di adakan
untuk memperingati hari Sumpah Pemuda
yang jatuh pada tanggal 28 Oktober. Setiap tahun UPGRIS memperingati
Bulan Bahasa dengan tema yang berbeda setiap tahunnya.
Pembukaan acara yang sangat
menyentuh hati, empat orang di daerah dan keyakinan yang berbeda membacakan
Sumpah Pemuda, suasana seketika menjadi haru karena panitia mempunyai ide yang
cemerlang. Paduan Sura UPGRIS menyanyi begitu apik sambil mengiringi pembacaan
Sumpah Pemuda. Hal yang paling menarik yaitu Bapak Rektor membuka acara sambil
menabuh Percussion, bergabung dengan
mahasiswa tanpa ada batasan mahasiswa dan Bapak Rektor. Tepukan yang
sangat meriah di tujukan untuk Bapak Rektor yang luar biasa.
Seusai pembukaan, acara di teruskan dengan penampilan tari yang
diikuti perkelas. Dari semester 1-7 mempersembahkan penmapilan yang sangat
kreatif,memukau, dan tentu saja unik. Ini merupakan lomba yang sangat bagus,
karena di sini terdapat apresiasi yang menampilkan penampilan yang memukau.
Memperingtai Bulan Bahasa, yang dilakukan Universitas PGRI Semarang
dapat menumbuhkan rasa keperdulian,kekeluargaan, dan patriotisme yang tinggi.
Mengapa begitu ? karena secara tidak langsung bahasa dapat mempersatukan kita
yang berbeda ras,suku,bangsa, dan agama yang berbeda. Bahasa Indonesia merupakan
bahasa nasional yang di miliki oleh bangsa Indonesia. Bahasa yang mempersatukan
kita yang berbeda agama,ras dan suku yang berbeda di Negeri ini. Karena Bangsa
Indonesia mempunyai bahasa,ras dan suku yang beraneka ragam. Oleh karena itu,
Bahasa Indonesia salah satu cara yang mempersatukan kita yang tinggal di negara
yang beraneka ragam ini.
Sumpah Pemuda yang berbunyi , “kami putra dan putri Indonesia
mngaku bertumpah darah satu. Tanah air Indonesia. kami putra dan putri
Indonesia berbangsa satu Bangsa Indonesia. Kmai putra dan putri Indonesia
menjunjung tinggi bahasa persatuan. Bahasa Indonesia. “ sesuai dengan Sumpah
Pemuda yang di ikrarkan pada tanggal 28 Oktober, sudah jelas bahwa Bahasa
sebagai alat pemersatu bangsa. Oleh sebab itu, kita harus menjaga Bahasa
Persatuan kita agar hubungan antar ras,suku dan etnis dapat terjaga dengan
baik.
Tidak dapat di pungkiri kita hidup di zaman modern, budaya barat
dapat masuk dengan mudahnya kalau kita kita tidak pandai memilah dan memilih
kita dapat mengikuti budaya barat yang dapat menghancurkan budaya kita sendiri.
Kita sebagi generasi penerus bangsa, harus pintar-pintar menjaga budaya kita
sendiri agar tidak di ambil oleh negara lain. Kalau tidak kita siapa lagi ?
Jangan sampai kita lalai dengan budaya kita yang sudah menjadi icon negara
kita. Budaya yang seharusnya dilestarikan dan dapat menarik wisatawan asing
untuk melirik negara kita, dengan begitu devisa negara dapat naik sedikit demi
sedikit.
Banyak warga negara asing yang lihai menarikan tari tradisional
kita dan memahami betul seluk beluk
budaya kita. Tapi kenapa kita sebagi warga negara tidak memperdulikan itu
? Sebagai generasi muda kita harus pindai
memikat wisatawan asing, kita dapat mengenalkan budaya kita denagn sentuhan
yang lebih modern agar tidak terlihat monoton. Universitas PGRI Semarang setiap
tahunnya memperingati bulan bahasa, secara tidak langsung itu sudah
melestarikan budaya Ibu Pertiwi ini. Kenapa begitu ? karena di setiap ajang
Bulan Bahasa banyak mahasiswa yang memakai baju adat daerah. Tidak hanya itu,
banyak ajang perlombaan yang di adakan oleh Universitas PGRI Semarang salah
satunya pidato dengan 3 bahsa yakni Bahasa Indonesia,Bahasa Jawa dan Bahasa
Inggris. Ajang perlombaan tersebut dapat melatih kemampuan mahasiswa. Semoga kegiatan
ini dapat diadakan setiap tahunnya tentunya dengan tema yang berbeda pula.
Nama : Sudariyanti
Lestari
NPM : 15410265
Tidak ada komentar:
Posting Komentar